Guri: "Unsent Letter."
"πΊπππππππ ππ ππππ πππππ. "
Seperti itu awal surat yang kau tinggalkan untukku, secarik kertas kuning lusuh yang entah berapa banyaknya terkena tetesan air matamu sampai mengering diantara tinta-tintanya yang luntur.
“π°ππ πππππππππππ ππππππ πππ. "
Itu penggalan paling banyak dalam suratmu, bahkan dari yang hanya menceritakan keseharian mu mengagumi ku, kalimat itu ada dimana-mana. Sangat kabur dan abu-abu.
“πΌππππππ πππ. "
Penggalan paling banyak lainnya yang membuat aku marah, aku ingin menyeret mu dan menamparmu agar kau katakan sendiri dengan mulutmu yang membisu itu, berteriaklah di depan wajahku asal jangan bungkam karena dunia. Kau kalah oleh dunia ini? Aku tak percaya.
“πππππππππππ πππππ π ππππππ. "
Kau sungguh idiot paling kesayangan ku, kau pikir dimana lagi seluruh waktu ku akan berorientasi jika bukan untukmu? Kau pikir apa lagi alasanku berada di sisimu jika bukan untuk menghabiskan waktu yang sementara ini bersama mu.
"πΊππ πππππ ππππ ππππππ πππππ ππππ, πππ ππππ πππππππππ πππππππππ ππππ-ππππππ ππππ ππππ. "
Bukan begitu cara kerjanya. Datang dan lihatlah dengan mata kepalamu sendiri, lihat bagaimana aku menggapai cita-cita ku, apresiasi aku, peluk aku, dan tinggalah di dunia yang kita impikan.
“π°ππ πππππ ππππππππππππ ππππ πππ ππππππ. ”
Ini bukan sekedar luka, sayang. Ini cacat. Ini permanen, bahwa tak ada lagi cinta yang sama setelah kau. Bahwa tak pernah ada selain kau.
“πΊππ ππππππ-ππππππ’π ππππππ. "
Kau segala-galanya bagiku, aku ulangi. Kau lah alasan ku mau coba makan sayur, kau tahu? Aku kemudian segala-galanya bagimu, katamu. Dan kau pilih sungai itu daripada aku.
“πππππππ πππππππ ππππ’πππππ ππ, πππ ππππππ πππ ππ πππππ ππππππ. "
Kurang, empat lembar suratmu itu tak berarti apa-apa bagiku. Kurang, berikan aku lebih banyak, kata-kata itu tak bersuara, mereka nyawamu yang telah hilang tapi aku butuh hangatmu. Aku akan berlutut dan memohon jika itu yang kau mau.
ππͺππͺπ©ππ’π© π’π¬πΆ.
Rembulan tumpah ruah di atas parasmu, malam itupun aku jadi tersadar, aku ingin berkelahi dengan pilihanmu. Aku pun tak kalah elok darinya.
Komentar
Posting Komentar