Guri: "Dearest."
Kamu yang terkasih....
Hari-hari berat yang kamu jalani itu, dan hari-hari berat yang aku jalani jadi lebih indah karena bersama mu, kamu tahu? Apakah kamu merasakan hal yang sama atau tidak, aku tidak peduli. Hanya mengetahui kamu baik-baik saja dan masih tersenyum untuk hari-hari berikutnya, memberikan ku alasan bahwa tidak seluruh dunia harus tahu kamu tidak baik-baik saja.
Aku belajar dari kamu, manusia indah dengan sejuta senyum itu, kamu lelah dan sebenarnya terluka sama banyaknya tapi bagaimana kamu terus tersenyum setiap hari, tetap tertawa dan sama semangatnya seperti hari-hari sebelumnya. Aku seperti ingin berkata, "Kamu gila, ya?"
Tapi itulah yang membentuk kamu, indah dan luar bisa, menyala dibawah terik dan tetap benderang dalam redup. Aku bertanya-tanya, apa lagi yang membentuk kamu selain keindahan itu?
Tolong tetaplah jadi dirimu sendiri, kamu tidak pernah tahu bahwa mungkin ada banyak yang tertolong dengan cara mu menjalani hari dan mencoba tetap hidup, tapi jangan menyembunyikan apapun sendirian terlalu lama, karena apa yang tersembunyi, cepat atau lambat juga akan memaksa untuk diperlihatkan.
"Kelemahan tidak mengurangi keindahan mu," kataku
Lalu apa jawaban kamu kira-kira? Aku selalu bertanya-tanya, ingin mengintip bagaimana pikiran mu bekerja.
Komentar
Posting Komentar