Guri: "Mon Amour."
Mon Amour....
Bahasa cintaku untuk mu adalah Prancis, memang. Tapi kamu dalam segala bahasa artinya adalah, "Cintaku."
Aku menanti dan mengagumi mu seperti Icarus yang jatuh cinta begitu dalam pada Alectrona, aku harap aku tidak akan sedalam Icarus hingga terbang mencoba begitu dekat dengan mu sebelum jatuh terbakar dan mati. Aku belum mau berhenti mengagumi keindahan jiwa mu.
Jikalau saja kamu diberi kesempatan untuk tahu bahwa kamu begitu berharga untuk orang lain, maukah kamu menyayangi dirimu sendiri itu sebanyak Icarus menyayangi Alectrona?
Kamu terlalu abadi dalam karyaku, hampir tidak mungkin tidak menyebut nama mu dalam setiap bait yang aku tulis, dalam setiap puisi yang ku buat, kamu terselip dimana-mana, seperti infeksi yang tidak bisa di tangani.
Sedalam itupun, aku tidak akan menggapai mu sebanyak Icarus, karena menurutku, lebih baik tidak bisa mendapatkan mu daripada tidak bisa melihat mu selamanya.
Katanya, begitulah kutukan dicintai oleh seniman. Jika begitu, maka aku beruntung menjadi seniman itu dengan keindahan mu itu sebagai mahakarya-ku.
Suatu saat yang jauh di sana, apakah kelak di sudut Paris, apakah kelak di sudut kota ini, kita akan bertemu lagi sebagai sesama individu yang tidak tahu-menahu tentang satu sama lain atau aku yang mengetahui segalanya tentang mu yang buta tentang segala-galanya perihal diriku. Dimana pun itu nantinya, entah di periode apa. Ketahui saja,
"Aku menantikannya."
Komentar
Posting Komentar